www.AlvinAdam.com

WARTA 24 BENGKULU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

China Tertarik Garap Proyek LRT di Medan

Posted by On 15.04

China Tertarik Garap Proyek LRT di Medan

com-Menanti MRT dan LRT

com-Menanti MRT dan LRT (Foto: Unsplash)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah membuka kesempatan kepada para investor untuk menggarap proyek kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) lingkar kota (out ring road). Ada dua rute yang diajukan, yaitu Medan-Binjai sepanjang 27 km dan Binjai-Deli Serdang sepanjang 50 km.Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menjelaskan rute tersebut diajukan karena memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Saat ini, Sumatera Utara memiliki penduduk sekitar 14 juta jiwa.

Baca Juga :

  • Rini Soemarno Usul KAI Hanya Jadi Operator LRT Jabodebek
  • Dana Proyek Pembangunan LRT Jabodebek Bengkak Jadi Rp 31 Triliun
  • KAI: Dana LRT Jabodebek Naik Rp 5 Triliun karena Ada Tambahan Stasiun
"Total Medan dan Deli Serdang saja sudah 5 juta penduduknya. Ini tentu suatu hal yang menjadi tantangan bagi transportasi," kata Tengku Erry Nuradi saat ditemui di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara, Jumat (24/11).Ledakan penduduk yang cukup besar di wilayah perkotaan menyebabkan kemacetan parah di waktu-waktu tertentu. Untuk itu, diperlukan moda transportasi yang aman dan nyaman, pilihannya adalah LRT.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
"Jumlahnya besar akan dibutuhkan transportasi yang baik. Kalau kita lihat hari ini jalan-jalan di kota Medan sudah banyak yang macet. Dulu, 5 sampai 10 tahun yang lalu masih lengang. Tapi s ekarang sudah macet tambah lagi 10 tahun ke depan," lanjut dia.Menurut Tengku Erry Nuradi, sudah banyak investor yang melirik proyek LRT di Medan. Misalnya dari China. China menawarkan desain LRT yang berbeda di Medan, yaitu seperti menggantung."Ada juga kemarin dari China itu menawarkan yang cukup unik juga. Jadi dia itu sistem kereta api, tapi posisinya di bawah. Hanya membutuhkan tiang-tiang listrik. Mungkin lebih besar ya," sebutnya. Hanya saja, Pemprov Sumatera Utara sampai saat ini masih kesulitan terutama untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan. "Nah lahan ini bagaimana? Investor pasti tidak mau berurusan dengan lahan. Nah di situlah peran pemerintah, khususnya pemerintah daerah. Bagaimana kita mencari lokasi-lokasi yang bisa dijadikan tempat LRT ini," ucapnya.Sumber: Google News | Warta 24 Deli Serdang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »